Kamis, 04 Februari 2010

Memories of Bali 15


Tidak punya pengalaman memasak, bisa ditebak bagaimana hasil masakan Jae-min : tidak keruan. Namun Soo-jung yang tidak tega berusaha menghargai usaha tersebut, sampai Jae-min sendiri ikut merasakannya dan terkejut. Ia tidak menyangka Soo-jung akan bertindak 'senekat' itu.

Saat mengobrol berdua, Soo-jung yang penasaran bertanya pada Jae-min mengapa pemuda itu suka padanya. Jawabannya sungguh mencengangkan, pria itu mengaku suka dengan kejujuran Soo-jung meski berkesan tidak mempunyai harga diri. Serasa seperti robot, Soo-jung yang sebenarnya tersinggung berjanji tidak akan bekerja di kantor ibu Jae-min lagi.

Ketika hendak menyatakan niatnya, Soo-jung dikejutkan oleh kunjungan ibu Young-joo yang tanpa tedeng aling-aling marah-marah di depan ibu Jae-min, kemudian menghajar gadis itu sampai babak-belur. Tidak tahan lagi, Soo-jung membalas dengan terang-terangan menelepon Jae-min didepan Young-joo. Ia juga balas menampar ketika tunangan Jae-min itu menyakitinya.

Sesampai dirumah, Soo-jung langsung memasak makanan untuk Jae-min namun bayangan In-wook tidak bisa lenyap dari pikirannya. Malamnya, Jae-min yang sumrigah harus menahan kekesalan karena mendadak sang ibu mengharuskannya datang ke acara makan malam. Tinggallah Soo-jung sendirian dirumah dengan perasaan bingung dan kecewa.

Sepanjang acara, Jae-min semakin jengkel karena selain In-wook juga hadir, sang kakak terus menyindirnya. Ia meminta Young-joo turun ditengah jalan, gadis itu tentu saja kesal. Ia memaki Jae-min dan mengatakan sudah tahu perihal Soo-jung yang disewakan apartemen. Tidak menggubris, Jae-min memacu mobilnya pulang.

Saat sampai diapartemen, ia memarahi Soo-jung yang dinilai telah membocorkan rahasia mereka. Marah dengan tuduhan ditambah kekesalan yang telah menumpuk, Soo-jung langsung membereskan pakaiannya. Jae-min yang berusaha mencegah baru sadar kalau wajah gadis itu babak-belur, namun Soo-jung yang terlanjur sakit hati meninggalkannya.

Berjalan tidak tentu tujuan sepeninggal Jae-min, Young-joo tiba ditempat kediaman In-wook dan sempat bertemu ibu pria itu. Didalam kamar sambil minum bir, Young-joo memberi kesempatan terakhir bagi mantan pacarnya itu untuk minta maaf namun tidak digubris.

Tidak ada tempat menginap, Soo-jung mendatangi sang kakak sebelum kembali ke tempat Mi-hee. Dasar apes, pintu rumah sahabatnya itu terkunci. Saat berusaha membuka, In-wook keluar dan menawarkannya masuk. Pria itu meminta Soo-jung tidur dikamarnya dan sebelum keluar, mengaku kalau selama ini ia juga merindukan kehadiran gadis itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar